<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>mari kritis dan progresif</title>
	<atom:link href="http://mujab.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mujab.wordpress.com</link>
	<description>makan, belajar, berjuang dan hidup bersama rakyat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Nov 2011 09:24:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mujab.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>mari kritis dan progresif</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mujab.wordpress.com/osd.xml" title="mari kritis dan progresif" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mujab.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kritik nalar kita</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com/2011/08/03/kritik-nalar-kita/</link>
		<comments>http://mujab.wordpress.com/2011/08/03/kritik-nalar-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2011 05:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujab.wordpress.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Menyelesaikan masalah adalah bagian dari hidup dan kekuatan akal berperan besar di dalamnya. Seberapa besar persoalan seseorang bisa diselesaikan bergantung pada seberapa besar orang tersebut menggunakan kekuatan akalnya. Adapun besaran kualitas penyelesaian persoalan bergantung pada ketajaman nalar atau daya kritisnya. Semakin tajam nalar kritisnya maka akan semakin berkualitas solusi yang didapatkannya. Solusi yang cerdas dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=134&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyelesaikan masalah adalah bagian dari hidup dan kekuatan akal berperan besar di dalamnya. Seberapa besar persoalan seseorang bisa diselesaikan bergantung pada seberapa besar orang tersebut menggunakan kekuatan akalnya. Adapun besaran kualitas penyelesaian persoalan bergantung pada ketajaman nalar atau daya kritisnya. Semakin tajam nalar kritisnya maka akan semakin berkualitas solusi yang didapatkannya. <span id="more-134"></span></p>
<p>Solusi yang cerdas dan berkualitas akan meminimalisir terjadinya buntut masalah, bahkan bisa jadi masalah selesai sama sekali. Sebaliknya, solusi yang tidak cerdas dan tidak berkualitas justru akan menimbulkan masalah baru bahkan ketika masalah lama belum sepenuhnya terselesaikan.</p>
<p>Nalar kritis seseorang tidak lahir begitu saja. itu timbul dari kemauan untuk bebas berpikir, peduli, dan mengasah kepekaannya terhadap persoalan yang dihadapinya. Sehingga orang tersebut sampai pada pokok masalahnya. Dengan kata lain diperlukan proses &#8220;belajar&#8221; terus menerus hingga seseorang mencapai kepekaan dan ketajaman dalam berpikir. Harapannya orang tersebut bisa memiliki semacam &#8220;pisau tajam&#8221; untuk mengupas masalah hingga sampai di dalamnya.</p>
<p>Menyelesaikan persoalan dengan kekuatan nalar kritis akan menghindarkan dari timbulnya masalah baru. Karena segenap tindakan, pikiran, energi dan strategi difokuskan pada penyelesaian pokok persoalan. Termasuk di dalamnya merumuskan cara yang bijaksana dalam mengambil keputusan.  Ini bisa dilakukan ketika pokok persoalan benar-benar telah ditemukan. Ketika seseorang salah dalam menentukan pokok persoalan persoalan, maka tindakan, pikiran dan bahkan strategi yang digunakan tidak menuju ke arah penyelesaian. Justru orang tersebut membuka peluang menuju timbulnya persoalan baru. Sehingga orang itu seakan-akan kerja keras menyelesaikan masalah, tetapi sebenarnya tengah berjalan pada ranah persoalan baru yang jauh dari pokok persoalannya. Ini akibat dari kurangnya berpikir kritis dalam membaca sebuah persoalan dan penerapan cara yang kurang tepat. Istilahnya jauh panggang daripada api.</p>
<p>Misalnya dalam memandang persoalan pornografi di internet. Ada yang berpandangan bahwa masalah pornografi di tengah masyarakat disebabkan karena teknologi internet dan segenap turunannya telah masuk ke masyarakat. Maka pandangan terhadap internet harus bijaksana sehingga penyelesaian persoalan pornografi ini tidak menghalangi orang lain yang prograsif dan produktif dari internet. Karena selain content pornografi, internet juga memuat jutaan kontent bermanfaat untuk pembelajaran, referensi dan dokumentasi sehingga berperan penting bagi kemajuan peradaban manusia.</p>
<p>Bahwa internet memuat kontent pornografi itu iya, dan bahwa kontent pornografi itu tidak baik bagi perkembangan masyarakat itu bisa jadi benar. Tetapi ketika hal tersebut kemudian disikapi dengan pelarangan menggunakan internet misalnya, maka tindakan seperti itu tidak bisa dibenarkan. karena internet adalah sesuatu yang tidak bisa lagi dinafikan keberadaannya saat ini. Adalah mustahil menyuruh generasi muda kembali ke era 60-an tanpa handphone dan internet. Sama mustahilnya mengembalikan mereka ke jaman batu. Ini justru akan menimbulkan masalah baru. Kontent pornografi sendiri sebenarnya tidak hanya ada di internet. Dalam diri manusia saja sudah termuat hal itu. Keberadaan nafsu, alat kelamin, dan fantasi seksual tentu ada di semua orang normal sebagai bagian dari skenario Tuhan melestarikan kehidupan. Ini sesuatu yang tidak bisa dihindari dan tetap akan terpicu meskipun tidak ada internet. Akan sia-sia memblokir internet dengan tujuan menghindari pornografi, karena orang yang yang tidak baik dalam mengelola persoalan seksualnya pasti akan mencari cara lain untuk mencari kepuasan seksualnya. Dan yang jadi korban adalah jutaan orang lain yang sebenarnya bisa lebih produktif dan kreatif dari internet, menjadi terhambat karena internet tidak tersedia.</p>
<p>Gambaran lainnya misalnya tentang pandangan terhadap kesehatan. Banyak yang berpandangan bahwa sehat itu ketika seseorang tidak merasakan sakit. Dan banyak juga yang berpandangan bahwa ketika orang sakit harus berobat. Cara pandang seperti ini sangat berpengaruh pada orientasi kesehatan seseorang atas diri dan pola pengembangan kesehatannya. Bahkan berpengaruh pada keyakinannya terhadap arti sehat, arti sakit, arti obat dan diterjemahkan dalam tindakan-tindakannya. Apakah orang sehat itu ketika orang tidak merasakan sakit? apakah ketika orang sakit itu harus berobat? jawabannya bisa jadi bermacam-macam. Tetapi sebelum mengeluarkan jawaban mungkin kita bisa menelusuri beberapa fakta yang terjadi diseputar kesehatan. Hingga nantinya kita mungkin akan merevisi definisi dan pemahaman tentang sehat, sakit dan obat.</p>
<p>Ada banyak kasus orang sudah terjangkit penyakit teramat ketika dia mulai merasakan sakit, sehingga ketika di bawa ke rumah sakit, harus di rawat berbulan-bulan dan berbeaya mahal untuk bisa sembuh. Sebagian yang lain bahkan tidak tertolong. Ada juga problem kesehatan yang justru tidak begitu menimbulkan rasa sakit, seperti penyakit panu, rambuk rontok, kutil, atau kamur di bawah kuku. Berarti asumsi sehat adalah tidak merasakan sakit, perlu dikritisi lagi.</p>
<p>Hal ini karena akan berkaitan dengan pola penjagaan kesehatan dan lain-lainnya. Bahkan ada pendapat bahwa sehat adalah ketika terjadi upaya-upaya untuk menjaga keberlangsungan kesehatannya. Ini sudah terkait dengan pola makan, olahraga, rutinitas buang air besar, asupan gizi hingga sikap seseorang terhadap lingkungan.</p>
<p>Apakah sakit harus berobat? Ini juga harus cermati. Bahwa setiap penyakit itu ada obatnya itu benar. Dan sakit yang tidak terobati akan terus menjadi penyakit. Pertanyaannya adalah darimana obat itu berasal dan seperti apa bentuk dan perannya dalam proses penyembuhan? jangan-jangan obatnya sudah ada dalam tubuh kita, berupa daya tahan atau kekebalan tubuh itu sendiri? Dan jangan-jangan obat yang kita minum justru menghambat kekebalan tubuh mengobati penyakit yang kita derita?</p>
<p>Sederhanannya begini, ada orang yang harus mengeluarkan ratusan juta rupiah untuk berobat atas penyakitnya. Padahal penyakitnya itu sebenarnya bisa dicegah kalau dia mau hidup sehat dengan beaya yang mungkin tidak perlu mencapai ratusan juta karena banyak hal sudah tersedia di alam dan murah. Tetapi kenyataannya orang (lebih rela) mengeluarkan ratusan juta kepada pihak rumah sakit demi kesembuhannya, daripada menginvestasikan sekian juta untuk menunjang kesehatan diri dan keluarganya. Bukankah itu penyelesaian masalah yang justru meninggalkan masalah? Apalagi kalau duit ratusan juta itu tidak tersedia sebelumnya?/jb</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mujab.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mujab.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mujab.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mujab.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mujab.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mujab.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mujab.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mujab.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mujab.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mujab.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mujab.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mujab.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mujab.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mujab.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=134&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujab.wordpress.com/2011/08/03/kritik-nalar-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ed5d5b55236820a92fb20abd853ea34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mujab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>akar masalahnya adalah&#8230;</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com/2011/06/22/akar-masalahnya-adalah/</link>
		<comments>http://mujab.wordpress.com/2011/06/22/akar-masalahnya-adalah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2011 04:31:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujab.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Suatu malam, ami, (5 tahun) badanya panas. Walaupun tidak menangis tapi semalaman dia tidak tidur. Dia terbaring lemah, balik ke kiri, ke kanan, berupaya mengurangi rasa tidak nyaman yang dialaminya. Suhu tubuhnya tinggi sekali, bahkan terasa begitu panas ketika disentuh. Ibunya berpikiran dia demam. Kemudian kejadian ini dibiarkan selama sehari, berharap daya tahan tubuh anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=127&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu malam, ami, (5 tahun) badanya panas. Walaupun tidak menangis tapi semalaman dia tidak tidur. Dia terbaring lemah, balik ke kiri, ke kanan, berupaya mengurangi rasa tidak nyaman yang dialaminya. Suhu tubuhnya tinggi sekali, bahkan terasa begitu panas ketika disentuh. Ibunya berpikiran dia demam.<span id="more-127"></span></p>
<p>Kemudian kejadian ini dibiarkan selama sehari, berharap daya tahan tubuh anak itu bekerja menyembuhkan diri. Tapi panasnya tidak berhenti memasuki malam kedua. Kembali anak ini tidak tidur, hanya gelisah kadang bangun kadang rebahan, sambil sekali-sekali minta minum air putih. Ibunya memutuskan besok harus dibawa ke puskesmas. Dan benar, keesokan harinya anak ini dibawa ke puskesmas.</p>
<p>Dari puskesmas kemudian diberi obat penurun panas dan beberapa obat lain standart puskesmas. Sepulang dari puskesmas, siangnya panas mereda, hingga malam menjelang. Panas tubuh si anak tidak begitu tinggi walaupun belum bisa dikatakan normal. Tapi si anak tetap tidak bisa tidur pulas. Sekali-sekali bangun. Kejadian ini tidak berlangsung lama karena dua hari kemudian demam tinggi lagi dan sama kejadiannya, kembali si anak tidak bisa tidur. Melek ditemani ayahnya yang akhirnya jadi ikut bergadang sepanjang malam.</p>
<p>Rupanya pengobatan dan obat dari puskesmas tidak menyelesaikan masalah sakit si anak hingga tuntas. Obat yang diminum ternyata hanya berkisar pada membuat anak bisa tidur, suhu badanya turun dan sedikit tenang. Tapi sumber penyakitnya belum disembuhkan. ketika penyakit tambah parah, obat-obat tadi tidak mampu menghadapinya.</p>
<p>Oleh ayahnya kemudian anak itu dibawa ke tukang pijat. Si anak menurut karena telah terbiasa dipijat. Sambil dipijat anak ditanya apakah pernah jatuh, dan ternyata jawabnya iya. Si anak jatuh ketika berlari-lari saat bermain dengan teman-temannya. Tukang pijat bilang bahwa akibat jatuh beberapa tulang di sebelah kiri punggungnya perlu di betulkan letaknya. &#8220;Inilah sumber panas tubuh si anak sehingga tidak bisa disembuhkan hanya dengan obat penurun panas,&#8221; katanya. Dan karena jatuhnya sudah agak lama maka pijat juga berlangsung lama dan si anak menangis kesakitan ketika tulang-tulangnya dibetulkan letaknya seperti sedia kala.</p>
<p>Setelah pijat dirumah si anak tertidur pulas, dan ketika malam tidak bangun lagi, tidak bergadang lagi. Pembetulan letak tulang ternyata menjadikan suhu anak kembali normal dan rasa sakit yang dirasakan kemudian hilang tanpa minum obat turun panas./ jab</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mujab.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mujab.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mujab.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mujab.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mujab.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mujab.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mujab.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mujab.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mujab.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mujab.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mujab.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mujab.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mujab.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mujab.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=127&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujab.wordpress.com/2011/06/22/akar-masalahnya-adalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ed5d5b55236820a92fb20abd853ea34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mujab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan yang menyadarkan (2)</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com/2011/04/26/pendidikan-yang-menyadarkan-2/</link>
		<comments>http://mujab.wordpress.com/2011/04/26/pendidikan-yang-menyadarkan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2011 02:06:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujab.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Ending dari proses perombakan peraturan di komunitas belajar qaryah thayyibah adalah aturan di ubah dan beberapa yang dirasa memberatkan, menghalangi kreatifitas, tidak mendorong produktifitas, di remove. Harapannya akan terjadi peningkatan kreatifitas, adanya kenaikan produktifitas, dan hilangnya keluh kesah warga belajar karena aturannya justru membelenggu.  Waktu tetap berjalan ketika beberapa hari kemudian aturan yang baru kemudian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=121&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ending dari proses perombakan peraturan di komunitas belajar qaryah thayyibah adalah aturan di ubah dan beberapa yang dirasa memberatkan, menghalangi kreatifitas, tidak mendorong produktifitas, di remove. Harapannya akan terjadi peningkatan kreatifitas, adanya kenaikan produktifitas, dan hilangnya keluh kesah warga belajar karena aturannya justru membelenggu. <span id="more-121"></span></p>
<p>Waktu tetap berjalan ketika beberapa hari kemudian aturan yang baru kemudian benar-benar dilaksanakan. peningkatan kreatifitas dan kenaikan produktifitas tentu tidak secepat install sebuah software apalagi secepat copy paste sebuah file. Apapun aturannya dan siapapun yang melaksanakannya tentu tidak bisa lepas dari hukum alam bahwa proses harus berlangsung. Dan sukses bukanlah pemberian. Serta sebagus apapun aturan dan system yang ada ujung-ujungnya kembali juga pada semangat dan komitmen para pelaku dalam menjalankan dan meyakininya.</p>
<p>Dengan kata lain, adalah terlalu dini untuk menilai apakah sebuah aturan dan system itu berkualitas serta benar-benar mendukung kreatifitas dan produktifitas hanya dalam hitungan hari. Proses harus dijalankan, komitmen harus dipegang dan semangat harus senantiasa ditumbuhkan. kurang lebih seperti itu kata-kata beberapa pendamping dalam menemani diskusi pembahasan aturan beberapa waktu lalu.</p>
<p>Pertanyaan lain yang muncul kemudian sudahkan system yang dibangun dan dibongkar kemudian dibangun lagi ini mampu menyadarkan? Karena prakarsa mendirikan sekolah alternatif qaryah thayyibah itu berangkat dari nawaitu bahwa pendidikan harusnya menumbuhkan kesadaran kritis dan kesadaran progresif. Dengan kata lain manusia sebagai output dari system pendidikan harus beranjak dari kesadaran magis dan kesadaran naif.</p>
<p>Ini adalah prinsip yang kemudian dijabarkan dalam proses yang berjalan terus menerus dalam pendidikan itu sendiri sehingga hasil akhir dari pendidikan adalah manusia yang memiliki kelengkapan kesadaran kritis dan progresif. Dan tentu ukurannya bukan sekedar selesai pada diskusi dan perdebatan saja dengan kata lain ketika sebuah permasalahan sudah ada uraian jawabannya seakan-akan permasalahan itu sudah selesai.</p>
<p>&#8230;.</p>
<p>Dan, terlepas dari seperti apa hasil yang di dapat dari diskusi panjang pembahasan perubahan system belajar di qaryah thayyibah ini ada konklusi yang bisa diambil. Warga belajar qaryah thayyibah  (mulai) belajar berpikir tentang belajar (tidak sama dengan pendidikan).  Dan semoga hasil selanjutnya adalah kesadaran kritis mulai tumbuh untuk kemudian melahirkan kesadaran progresifnya, amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mujab.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mujab.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mujab.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mujab.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mujab.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mujab.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mujab.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mujab.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mujab.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mujab.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mujab.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mujab.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mujab.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mujab.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=121&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujab.wordpress.com/2011/04/26/pendidikan-yang-menyadarkan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ed5d5b55236820a92fb20abd853ea34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mujab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rakyat lebih cerdas dan lebih cepat tanggap,..</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com/2011/04/15/rakyat-lebih-cerdas-dan-lebih-cepat-tanggap/</link>
		<comments>http://mujab.wordpress.com/2011/04/15/rakyat-lebih-cerdas-dan-lebih-cepat-tanggap/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 04:24:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujab.wordpress.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Dalam banyak hal, ternyata rakyat lebih cerdas, lebih responsif dan lebih cepat tanggap dalam menyikapi banyak hal daripada pejabatnya. Hal ini terasa tragis mengingat pejabat adalah orang yang seharusnya mendedikasikan diri untuk melayani rakyat dalam segala aspeknya. Tapi realitasnya rakyat harus menyelesaikan sendiri persoalannya yang seharusnya di eksekusi oleh pejabat yang berhak untuk bertindak atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=110&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam banyak hal, ternyata rakyat lebih cerdas, lebih responsif dan lebih cepat tanggap dalam menyikapi banyak hal daripada pejabatnya. Hal ini terasa tragis mengingat pejabat adalah orang yang seharusnya mendedikasikan diri untuk melayani rakyat dalam segala aspeknya. Tapi realitasnya rakyat harus menyelesaikan sendiri persoalannya yang seharusnya di eksekusi oleh pejabat yang berhak untuk bertindak atas nama rakyat. <span id="more-110"></span>Celakanya lagi saat ini banyak pejabat yang justru menjadi beban rakyat, dibayar dari uang rakyat, tapi tidak produktif karena lambat bekerja atau membuat kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat.</p>
<p>Ada dua contoh kongkrit di daerah salatiga dan kabupaten semarang dimana rakyat lebih cepat &#8211; bahkan lebih cermat dan efisien- menanggapi sesuatu daripada pejabatnya. <em>Pertama</em>, adalah contoh respon yang lebih cepat. <em>Kedua</em> adalah contoh dimana kebijakan parapejabat tidak jalan dan justru keputusan rakyat bisa berjalan lancar.</p>
<p>Contoh pertama adalah jalan lingkar Salatiga. Dengan cepat masyarakat menjadikannya sebagai tempat wisata menarik yang murah, indah dan segar. Masyarakat berbondong-bondong menjadikan jalan lingkar salatiga sebagai tempat berlibur, jalan-jalan, kongkow-kongkow, berfoto-foto, berjualan, dan berinteraksi sosial. Banyak diantaranya mengupload foto-foto mereka di Facebook. Sementara para pejabat jangankan berpikir sampai disitu, pekerjaan utamannya saja belum selesai, <em>traffic light</em> belum lengkap, dan marka belum semua dikerjakan.</p>
<p>Contoh kedua adalah beberapa ratus meter dari ujung utara jalan lingkar Salatiga, yaitu PIKK dan kawasan Lopait (sejak ujung utara jalan lingkar Salatiga hingga SPBU Lopait). Pejabat dan rakyat beradu konsep tentang &#8220;berjualan&#8221; dan lagi-lagi rakyat yang keluar sebagai pemenang. PIKK sebagai konsep berjualan dan memerkan potensi sekitar Rawapening, yang dilahirkan dari para pejabat pariwisata sepi dan tidak optimal. Sementara kawasan Lopait, kanan-kiri jalan dipenuhi lapak-lapak yang senantiasa ramai, siang dan malam. Sekali lagi prakarsa rakyat lebih efektif dan cerdas daripada prakarsa para pejabatnya.</p>
<p>Selanjutnya bisa ditebak, dua hal ini karena letaknya berdekatan maka bisa jadi akan bersatu menjadi <em>centra</em> wisata yang tumbuh dan berkembang atas prakarsa cerdas masyarakat. Setelah capek jalan-jalan, foto-foto, dan kongkow-kongkow, pengunjung bisa berbelanja di kawasan Lopait, tapen dan sekitar ujung utara jalan lingkar itu. Dan bukti semakin nyata bahwa rakyat sebenarnya cerdas, berpikir efektif dan cepat dalam menghadapi persoalan mereka.</p>
<p>Pertanyaannya adalah, kemana selama ini para pejabatnya? pertanyaan ini serasa menggelitik, mengingat para pejabat bekerja di beayai dari uang rakyat, seberapapun mereka minta melalui anggaran yang mereka ajukan dan disetujui DPRD. Sepinya PIKK dan ramainya kawasan lopait menunjukkan bahwa pejabat bekerja tidak efektif dan kurang memberi manfaat nyata pada rakyat. Di sisi lain cepatnya respon masyarakat salatiga dan sekitarnya atas pemanfaatan jalan lingkar salatiga dan lambatnya penyelesaian pekerjaaan dan kelengkapan jalan itu menunjukkan rakyat berpikir lebih cepat dan efektif dari para pejabatnya./</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mujab.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mujab.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mujab.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mujab.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mujab.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mujab.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mujab.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mujab.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mujab.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mujab.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mujab.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mujab.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mujab.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mujab.wordpress.com/110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=110&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujab.wordpress.com/2011/04/15/rakyat-lebih-cerdas-dan-lebih-cepat-tanggap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ed5d5b55236820a92fb20abd853ea34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mujab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan yang menyadarkan (1)</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com/2011/03/31/pendidikan-yang-menyadarkan-1/</link>
		<comments>http://mujab.wordpress.com/2011/03/31/pendidikan-yang-menyadarkan-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 18:50:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujab.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Sekali lagi, para pegiat di komunitas belajar qaryah thayyibah dihadapkan pada kenyataan bahwa aturan atau mekanisme yang dihasilkan ternyata tidak mewadahi segenap kepentingan warga belajarnya. mekanisme yang sejatinya untuk memfasilitasi seluruh warga belajar agar nyaman dan terjamin kegiatan belajar, berkarya, berpikir dan beraktualisasi diri, justru di gugat oleh para warganya. mekanisme yang ada justru terasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=105&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekali lagi, para pegiat di komunitas belajar qaryah thayyibah dihadapkan pada kenyataan bahwa aturan atau mekanisme yang dihasilkan ternyata tidak mewadahi segenap kepentingan warga belajarnya. mekanisme yang sejatinya untuk memfasilitasi seluruh warga belajar agar nyaman dan terjamin kegiatan belajar, berkarya, berpikir dan beraktualisasi diri, justru di gugat oleh para warganya. mekanisme yang ada justru terasa menjadi momok, menghambat kreatifitas, memasung kebebasan dalam beraktifitas, dan merespon segala sesuatu dengan hukuman. seakan tiada opsi lain.<span id="more-105"></span></p>
<p>Mekanisme yang telah di tetapkan dan dijalankan sekitar 5 bulan inipun akhirnya menimbulkan keresahan disana-sini.  beberapa warga menyuarakan ketidak puasan terhadap mekanisme yang ada. ada yang berani langsung omong kepada para pendamping dan orang-orang yang menjalankan sistem itu / kaya semacam pengawal system. tapi tidak sedikit yang ngomong dibelakang karena merasa usulan mereka akan mental ketika disampaikan dalam forum pendamping.</p>
<p>karena kondisi yang semakin genting menyebabkan warga belajar terbagi dalam beberapa blok sikap. ada yang mendukung system tetap diberlakukan mengingat system dihasilkan dari diskusi panjang dan mendalam atas mekanisme yang ideal untuk menjalankan idealisme yang senantiasa di jaga di qaryah thayyibah. ada juga yang mendesak agar sistem di bongkar karena dianggap membelenggu kebebasan dan kegiatan masing-masing. apa-apa selalu di jatuhi hukuman (walaupun hukumannya adalah menulis). sehingga dirasa warga menjalankan sesuatu bukan karena kebutuhan dan kesadaran, tetapi karena takut hukuman.</p>
<p>kondisi ini kemudian mendorong di gelarnya workshop dalam rangka membahas kembali mekanisme yang telah di jalankan. alokasi waktu 4 hari, mulai hari rabo- hingga sabtu, 31 Maret- 2 april 2011. alokasi waktu di beri cukup banyak mengingat agenda pembahasan di bagi atas beberapa hal krusial yang di duga menjadi titik permulaan terjadinya perselisihan dan ketidak puasan. setelah rembugan awal akhirnya disepakati ada 20 hal yang akan dibahas satu demi satu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mujab.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mujab.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mujab.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mujab.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mujab.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mujab.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mujab.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mujab.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mujab.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mujab.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mujab.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mujab.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mujab.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mujab.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=105&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujab.wordpress.com/2011/03/31/pendidikan-yang-menyadarkan-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ed5d5b55236820a92fb20abd853ea34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mujab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menuntaskan pekerjaan</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com/2011/03/20/menuntaskan-pekerjaan/</link>
		<comments>http://mujab.wordpress.com/2011/03/20/menuntaskan-pekerjaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 04:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujab.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Pekerjaan dianggap sukses minimal ketika hasil yang dicapai sesuai dengan target yang ditetapkan. Syukur-syukur kalo dapat hasil lebih. Itu bonusnya. Dan ada baiknya kalau proses tercapainya keberhasilan itu menjadi pelajaran pada perencanaan-perencanaan selanjutnya. Hal ini mungkin bisa menghemat tenaga pikiran, waktu dan beberapa aspek penyelesaian pekerjaan lainnya. Pelajaran penting yang perlu diambil terutama pada persoalan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=100&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pekerjaan dianggap sukses minimal ketika hasil yang dicapai sesuai dengan target yang ditetapkan. Syukur-syukur kalo dapat hasil lebih. Itu bonusnya. Dan ada baiknya kalau proses tercapainya keberhasilan itu menjadi pelajaran pada perencanaan-perencanaan selanjutnya. Hal ini mungkin bisa menghemat tenaga pikiran, waktu dan beberapa aspek penyelesaian pekerjaan lainnya.<span id="more-100"></span></p>
<p>Pelajaran penting yang perlu diambil terutama pada persoalan strategi yang diterapkan dan taktik yang dijalankan. Strategi yang tepat akan menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien, sesuai sasaran dan tentu akan menyenangkan. Strategi yang salah akan membuat boros, menyedihkan dan yang paling utama adalah tidak tercapainya target sesuai yang direncanakan.</p>
<p>Maka perumusan rencana kerja yang tepat menjadi penting untuk menuntaskan pekerjaan anda. Diperlukan kesungguhan dan kejujuran untuk menyusun rencana kerja demi tercapainya target dan tujuan dari perkerjaan itu sendiri. Ada banyak model dan cara merumuskan rencana kerja di luar sana dan kita bisa memilih salah satu, menggabungkan diantara beberapa cara yang di rasa cocok. Atau sekedar menjadikannya sebagai referensi bagi anda untuk merumuskan sendiri rencana kerja dari pekerjaan penting anda.</p>
<p>Proses dalam menjalankan dan menyelesaikan pekerjaan juga patut diperhatikan, dan disinilah sebenarnya strategi dan taktik di uji efektifitas dan ketepatannya. Bagaimana strategi yang di gunakan dan taktik yang dijalankan bisa mengatasi beberapa permasalahan dan kendala dalam pekerjaan. Pembagian dan distribusi sumberdaya yang tepat, alokasi waktu dan beaya yang cukup, monitoring dan control yang tegas menjadi kunci keberhasilan penuntasan sebuah pekerjaan.</p>
<p>Pencatatan tahapan demi tahapan juga diperlukan sehingga staging demi staging bisa diketahui dengan baik. Ada minimal dua manfaat yang bisa diambil; pertama, pencatatan adalah deteksi dini atas beberapa persoalan yang muncul, semakin awal masalah diketahui semakin mudah menyelesaikannya dan tidak menjadikan masalah menjadi besar karena terlambat penangannya. Kedua, bisa memudahkan kontrol, evaluasi atas pelaksanaan pekerjaan dan sekaligus menjadi referensi untuk perencanaan program selanjutnya. Referensi yang cukup bermanfaat untuk membuat rencana kerja yang lebih efektif.</p>
<p>Monitoring, evaluasi dan kontrol yang efektif penting dalam sebuauh pekerjaan, apapun jenis pekerjaannya. Setiap jenis pekerjaan membutuhkan monitoring, evaluasi dan kontrol yang berbeda-beda. Konsepnya mungkin sama, tetapi pembaca tentu tahu ada beragam jenis monitoring, evaluasi dan kontrol di luar sana. Prinsipnya sama dengan penyusunan rencana kerja, sehingga bisa menentukan monitoring, evaluasi dan kontrol yang paling sesuai dengan pekerjaan anda.</p>
<p>Selamat mencoba.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mujab.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mujab.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mujab.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mujab.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mujab.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mujab.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mujab.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mujab.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mujab.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mujab.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mujab.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mujab.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mujab.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mujab.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=100&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujab.wordpress.com/2011/03/20/menuntaskan-pekerjaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ed5d5b55236820a92fb20abd853ea34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mujab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ber-Internet untuk produktif</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com/2011/03/02/ber-internet-untuk-produktif/</link>
		<comments>http://mujab.wordpress.com/2011/03/02/ber-internet-untuk-produktif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 15:52:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujab.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Internet adalah salah satu jalan untuk mendapatkan sesuatu menjadi lebih murah dan mudah. Hiburan, informasi, koran, bahan bacaan, teman, lagu, film, siaran tv, cuplikan berita, belanja, jualan, foto, cerita humor, iklan, resep masak, katalog  produk, hiburan orang dewasa, lokasi hiburan, dan sebagainya bisa di dapat dengan gratis walaupun tidak semuanya. Cukup bayar koneksi internetnya. Apalagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=94&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Internet adalah salah satu jalan untuk mendapatkan sesuatu menjadi lebih murah dan mudah. Hiburan, informasi, koran, bahan bacaan, teman, lagu, film, siaran tv, cuplikan berita, belanja, jualan, foto, cerita humor, iklan, resep masak, katalog  produk, hiburan orang dewasa, lokasi hiburan, dan sebagainya bisa di dapat dengan gratis walaupun tidak semuanya. Cukup bayar koneksi internetnya. <span id="more-94"></span>Apalagi kalau punya koneksi internet cepat, video, movie, dan lagu bisa didownload dengan cepat dan mudah.</p>
<p>Saking mudahnya orang mendapatkan referensi dan bahan rujukan, hingga saat ini orang bisa menjadi ahli dalam bidang yang dia inginkan serasa mungkin bila tersedia koneksi internet. Pengin ahli biologi tinggal searching di Google dan orang akan di hadapkan pada jutaan naskah biologi. Begitu juga ketika orang pengin menjadi pengamat ekonomi handal, bisa dengan mudah memulai dengan menelaah informasi yang tersedia. Materi pembelajaran dan perkuliahan harusnya di upload sehingga siapa saja bisa akses.</p>
<p>Dengan demikian orang yang tidak mampu bayar uang masuk kuliah tetap bisa belajar. Materi pembelajaran, harusnya cukup di upload sehingga siswa bisa menentukan sendiri kapan dia harus belajar apa dan hendak belajar seberapa dalam tentant sebuah materi. Tidak perlu menanti jadwal di buatkan dari sekolah dan materi yang di tentukan dari guru. Kecepatan dan materi belajar harusnya menjadi otoritas siapa saja untuk menentukan.</p>
<p>Content di internet adalah beragam dan dalam jumlah yang hampir tiada tara. Artinya content di internet bisa menjadi materi pembelajaran yang kaya, berkualitas dan berharga. Siswa harusnya ada waktu dan ruang untuk merenung, berefleksi, dan menganalisis sehingga content di internet bisa dipilih dan diperlakukan secara wajar, kritis dan memiliki perspektif yang progres. Pada akhirnya sikap dan kedewasaan seseorang akan terbangun dengan banyak referensi dan analisis yang cukup mendalam, bukan kedewasaan penuh keterpaksaan karena usia dan waktu yang terus bergulir.</p>
<p>Kritik atas content di internet juga perlu di dengarkan tanpa menjadi hambatan dan kendala untuk terus bereksplorasi di media internet. Ada kemungkinan orang mengakses content kurang bermutu karena mereka memang tidak memiliki target ketika hendak mengakses internet selain dari aspek hiburan semata, bukan dalam rangka membangun keberdayaan dan mengembangkan kapasitas intelektual dan produktifitasnya. Ketika seseorang memiliki target dan tujuan jelas dalam mengakses internet mereka tanpa diminta akan segera mencari materi bermutu yang mereka butuhkan tanpa ada waktu untuk mengakses situs porno, karena hanya akan buang-buang waktu dan kesempatan saja. itu logikanya.</p>
<p>Artinya berinternet harus di dasarkan pada semangat untuk meningkatkan produktifitas dan kapasitas, bukan menjerumuskan diri pada kegiatan buang-buang waktu dan justru merugikan diri sendiri, apapun situs yang diaksesnya. Ukuran produktif dan meningkatkan kapasitas, tentu akan kembali kepada masing-masing user dari internet walaupun terkadang ada juga ukuran secara umumnya.dengan kata lain keharusan pemerintah dan pembuat kebijakan untuk bersegera memperluas, mempermurah  dan mempermudah akses terhadap internet sehingga semakin banyak  masyarakat yang melek internet.</p>
<p>Dengan adanya masyarakat makin melek internet diharapkan akan terbuka kesempatan untuk lebih produktif dan meningkat kapasitasnya karena akses terhadap referensi, kemudahan menginformasikan, semakin terbuka luas.</p>
<p>Ini tentu akan lebih produktif dan efektif daripada terus menerus merasa pusing karena berpikir bagaimana memblokir situs porno. Biarlah masyarakat menjadi bijaksana dengan menyepakati cara dan respon mereka terhadap kejahatan di internet, daripada terus menutup-nutupinya./</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mujab.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mujab.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mujab.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mujab.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mujab.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mujab.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mujab.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mujab.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mujab.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mujab.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mujab.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mujab.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mujab.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mujab.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=94&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujab.wordpress.com/2011/03/02/ber-internet-untuk-produktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ed5d5b55236820a92fb20abd853ea34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mujab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Timpang,&#8230;</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com/2011/02/26/timpang/</link>
		<comments>http://mujab.wordpress.com/2011/02/26/timpang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Feb 2011 04:49:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujab.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Setiap saya menyusuri lahan perkebunan di daerah Kab. Semarang, saya selalu ingat terjadinya ketimpangan penguasaan lahan antara petani penggarap lahan dan perkebunan selaku yang selama ini menguasai lahan. Raturan ribu petani di Kab. Semarang bergantung hidup dari lahan pertanian sempit, sementara ratusan hektar lahan dikuasai oleh segelintir orang yang bersembunyi dalam lembaga perkebunan. Petani miskin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=90&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap saya menyusuri lahan perkebunan di daerah Kab. Semarang, saya selalu ingat terjadinya ketimpangan penguasaan lahan antara petani penggarap lahan dan perkebunan selaku yang selama ini menguasai lahan. Raturan ribu petani di Kab. Semarang bergantung hidup dari lahan pertanian sempit, sementara ratusan hektar lahan dikuasai oleh segelintir orang yang bersembunyi dalam lembaga perkebunan. Petani miskin sementara di dekat mereka terbentang luas lahan subur, tapi tidak untuk mereka.<span id="more-90"></span></p>
<p>Begitupun Sore ini, ketika menyusuri lahan perkebunan karet di kawasan Pinggiran Ungaran, dengan batang karet yang tingginya belum ada satu meter, terlihat betapa lahan terhampar begitu luasnya seperti padang rumput di perbukitan-perbukitan. Di tengahnya membelah jalan beraspal rusak yang dilewati penduduk setempat yang sudah tidak lagi menjadi petani, tetapi kebanyakan dari mereka telah jadi buruh pabrik. Perkebunan menghisap potensi kekayaan di lahan ratusan hektar sementara penduduk di sekitarnya merelakan diri miskin dengan menjadi buruh pabrik yang UMK nya juga jauh dari standar kelayakan hidup.</p>
<p>Ketimpangan penguasaan lahan ini menjadi penyebab kemiskinan petani tidak pernah bisa terurai. Petani miskin, kehilangan kebanggaan sebagai petani karena lahan terlalu sempit, kehilangan mata pencaharian di wilayah mereka, terusir ke kota bahkan hingga ke luar negeri menjadi TKI dan tetap di dera kemiskinan.</p>
<p>Kawasan perkebunan selalu mengakumulasi lahan luas dan menyisihkan keberadaan petani di sekitarnya. Akumulasi lahan yang sedemikian luas menghilangkan potensi bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Akan tetapi sampai sekarang dari pihak pemerintah tidak pernah memikirkan bagaimana lahan-lahan yang dikuasai perkebunan di distribusikan kepada para petani penggarap yang sangat membutuhkan lahan untuk berproduksi. Sebagai gambaran saat ini PTPN IX menguasai lahan sekitar 30 ribu hektar, dan juga menggarap lahan lain seluas 30 ribu hektar juga.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mujab.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mujab.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mujab.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mujab.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mujab.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mujab.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mujab.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mujab.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mujab.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mujab.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mujab.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mujab.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mujab.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mujab.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=90&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujab.wordpress.com/2011/02/26/timpang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ed5d5b55236820a92fb20abd853ea34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mujab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Managemen pemikiran, mengelola persoalan, serta problem solving.</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com/2011/02/17/managemen-pemikiran-mengelola-persoalan-serta-problem-solving/</link>
		<comments>http://mujab.wordpress.com/2011/02/17/managemen-pemikiran-mengelola-persoalan-serta-problem-solving/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2011 04:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujab.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Managemen pemikiran berkaitan dengan bagaimana seseorang mengembangkan pola berpikir, gaya dan strategi membangun gagasan dan ide, cara membaca sesuatu, hingga membangun kekuatan analisis. Kemampuan mengelola persoalan berupa pembagian porsi kekuatan dan kemampuan, waktu, tenaga, dan beaya untuk menghadapi persoalan hidupnya, hingga persoalan orang lain yang menjadi tanggungannya. Problem solving adalah gabungan kemampuan seseorang membaca dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=86&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Managemen pemikiran berkaitan dengan bagaimana seseorang mengembangkan pola berpikir, gaya dan strategi membangun gagasan dan ide, cara membaca sesuatu, hingga membangun kekuatan analisis. Kemampuan mengelola persoalan berupa pembagian porsi kekuatan dan kemampuan, waktu, tenaga, dan beaya untuk menghadapi persoalan hidupnya, hingga persoalan orang lain yang menjadi tanggungannya.<span id="more-86"></span> Problem solving adalah gabungan kemampuan seseorang membaca dan menemukan akar dari sebuah masalah dipadukan dengan kemampuan untuk menemukan solusi terbaiknya dan tidak banyak resiko yang diakibatkan.</p>
<p>Kualitas seseorang dalam managemen pemikiran akan menjadikannya cemerlang dalam membangun ide dan gagasan yang efektif dan kadang memberi pengaruh besar dalam kehidupan orang banyak. Hal ini karena kekuatan berpikirnya memberikan kontribusi pada banyak hal terkait dengan kehidupan manusia secara umum. Kadang sebuah pola berpikir yang bagus akan ditiru orang lain serta menjadi kebiasaan yang dilakukan orang banyak.</p>
<p>Begitu pula dengan gaya dan strategi membangun gagasan dan ide. Gaya dan strategi seseorang dalam membangun gagasan dan ide berpengaruh pada seberapa besar gagasan dan ide itu diterima orang lain. Gaya dan strategi maksudnya : bagaimana seseorang membangun unsur-unsur dan proses yang mudah dan menyenangkan serta gambaran atas manfaat dan hasil yang akan didapatkan atas sebuah gagasan dan ide sehingga orang tertarik untuk melaksanakannya. Dengan demikian orang lain akan secara sukarela mendukung, melaksanakan dan membawa ide-ide itu dalam hidupnya. Beberapa orang lain yang memiliki kemampuan lebih tentu akan dengan suka rela memberi masukan dan perbaikan atas ide-ide itu tanpa diminta.</p>
<p>Cara membaca sesuatu menunjukkan seberapa dalam orang dalam memandang persoalan. Aspek dan dimensi berpikir yang lebih lengkap terhadap sesuatu tentu lebih baik daripada melihat dari satu aspek dan satu arah saja. Tentu hasil pandangan dan pembacaannya akan bias dan tidak lengkap.  Untuk bisa melihat sesuatu dari banyak aspek dan banyak dimensi dibutuhkan kemampuan, kesabaran serta kebiasaan berpikir yang komprehensif. Kebiasaan memandang sesuatu seperti ini perlu diajarkan dan dilatih atas seseorang sehingga menggantikan kebiasaan memandang sesuatu secara parsial dan subyektif.</p>
<p><strong>Mengelola persoalan.</strong></p>
<p>Mengelola persoalan sebenarnya rumus bagi setiap orang untuk menjalani hidup agar sukses. Ini berkaitan dengan membagi kekuatan berpikir dan analisa, pengembangan kemampuan, alokasi waktu, tenaga dan juga managemen sumberdaya. Termasuk dalam kategori sumberdaya seperti ketersediaanya sesuatu yang dibutuhkan di lingkungan sekitar, relasi dengan sesama, dan kemauan untuk belajar.  Komposisi yang tepat atas managemen potensi tadi akan banyak membantu seseorang dalam menghadapi sekian banyak masalah dalam hidupnya.</p>
<p>Semua masalah adalah penting, karena kalau tidak penting tentu tidak akan menjadi masalah. Tetapi keterbatasan sumberdaya serta berbagai hal lain sebagaikana disebutkan di alinea sebelumnya terbatas. Maka skala prioritas kemudian menjadi penting. Masalah kadang perlu untuk di selesaikan satu persatu, daripada menagani sekian banyak masalah namun tidak ada yang terselesaikan. Walaupun semua orang juga tahu bahwa hal seperti  ini tidak berlaku secara kaku.</p>
<p>Selain itu dalam memandang masalah hendaknya secara menyeluruh dan komprehensif. Keterbatasan waktu, tenaga, dan beberapa hal lain sering dituding menjadi biang keladi mengapa sebuah masalah tidak terselesaikan dengan baik hanya karena masalah tidak bisa dilihat secara utuh. Kondisi ini menyebabkan penyelesaian berlarut-larut karena bentuk solusi yang diterapkan tidak menyentuh akar masalah. Maka walaupun sudah dilakukan berbagai upaya, nyatanya masalah masih saja ada.</p>
<p><strong>Problem solving</strong>.</p>
<p>Beberapa rumusan dan pola-pola penyelesaian masalah bisa dipakai dengan dimodifikasi di sana sini, sehingga menghemat waktu dan tenaga dibandingkan jika harus berpikir sendiri semua dari awal. Hanya saja sikap kritis dibutuhkan disini dalam memilih dan memutuskan pola penyelesaian mana yang hendak dipilih. Sehingga rumusan serta berbagai pola penyelesaian masalah temuan orang lain yang kita pakai tidak justru menjebak dan menimbulkan masalah baru.</p>
<p>Menyelesaikan masalah dengan tergesa-tesa hanya akan menimbulkan kamuflase, seakan-akan masalah selesai, tapi akar persoalan tidak terselesaikan, dan repotnya tak jarang hal itu justru menjebak kita pada persoalan yang datang kemudian. Managemen waktu menjadi penting disini, karena banyak juga masalah yang berkaitan dengan waktu. Penyelesaian dituntut cepat. Akan tetapi apapun itu, penyelesaian masalah secara tergesa-gesa, akan membuat kita menjadi tidak bijaksana, karena masalah tidak selesai.</p>
<p>Akar masalah perlu digali dan ditemukan sehingga solusi yang ditemukan akan tepat sasaran. Bisa jadi sebuah masalah merupakan akibat dari masalah lain yang lebih substantial, lebih besar dan lebih penting. Kegagalan mengungkap masalah adalah masalah besar yang selama ini menghantui banyak penyelesaian masalah-masalah besar. Akar masalah adalah pertama kali yang harus ditemukan sebelum memikirkan upaya menemukan solusi. Menemukan akar masalah adalah tahap  yang harus dilalui ketika anda hendak menyelesaikan sebuah masalah, bukan sekedar menyelesaikan sesuatu yang Nampak dipermukaan.</p>
<p>Dan ini akan menuntun anda kembali kepada kemampuan anda dalam melakukan analisis. Semakin tajam dan efektif anda melakukan analisis atas suatu masalah, maka akan semakin berpeluang anda menemukan akar masalah. Dengan demikian kemungkinan anda berhasil menyelesaikan masalah secara tuntas akan semakin terbuka.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mujab.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mujab.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mujab.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mujab.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mujab.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mujab.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mujab.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mujab.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mujab.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mujab.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mujab.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mujab.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mujab.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mujab.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=86&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujab.wordpress.com/2011/02/17/managemen-pemikiran-mengelola-persoalan-serta-problem-solving/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ed5d5b55236820a92fb20abd853ea34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mujab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semangat Hidup</title>
		<link>http://mujab.wordpress.com/2011/02/17/semangat-hidup/</link>
		<comments>http://mujab.wordpress.com/2011/02/17/semangat-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2011 01:40:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujab.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Semangat hidup sering menjadi teman besar dalam kajian-kajian dan pembicaraan seputar motivasi, kajian psikologi, dan bahkan kajian-kajian agama. Semangat hidup berkaitan pada dua hal besar sekaligus, yaitu fisik dan psikologis. Dari situ semangat hidup dipandang sebagai motivasi yang dominan atas segala perilaku manusia. Motivasi hidup mendorong manusia untuk berkeputusan dan menjalankan keputusan-keputusannya. Berkaitan dengan fisik, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=83&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semangat hidup sering menjadi teman besar dalam kajian-kajian dan pembicaraan seputar motivasi, kajian psikologi, dan bahkan kajian-kajian agama. Semangat hidup berkaitan pada dua hal besar sekaligus, yaitu fisik dan psikologis. Dari situ semangat hidup dipandang sebagai motivasi yang dominan atas segala perilaku manusia.<span id="more-83"></span> Motivasi hidup mendorong manusia untuk berkeputusan dan menjalankan keputusan-keputusannya.</p>
<p>Berkaitan dengan fisik, semangat hidup dipengaruhi oleh kondisi jasmani yang di topang oleh kondisi seluruh organ tubuh manusia. Badan sehat menjadi faktor utama orang memiliki kekuatan untuk melakukan sesuatu; berpikir, bertindak dan bekerja. Fisik sakit tentu menjadikan aktifitas manusia berkurang dibandingkan bila dalam keadaan sehat. Artinya kesehatan menjadi faktor penting dalam menjaga semangat hidup. Dan bila hal ini disadari maka sampai pada kesimpulan sementara bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari menjaga semangat hidup. Fisik juga memegang peran penting bagi seseorang untuk menjalankan aktivitas berpikir. Fisik lelah dan stress menjadikan banyak orang terhambat dalam berpikir.</p>
<p>Dari segi eksternal fisik membantu seseorang berinteraksi dan bersosialisasi. penglihatan, pendengaran, perasa, pengecap menjadi faktor penting dalam rangka menjaga dan membangun relasi personal dan sosial. Ini berpengaruh pada tingkat capaian dan kualitas hubungan. Fisik cacat sedikit banyak mengurangi tingkat efektifitas dan kualitas hubungan dengan orang lain.</p>
<p>Faktor psikologis juga memegang peran penting dalam menjaga semangat hidup. Faktor psikologis ini memegang fungsi penting pada bagian berpikir, keberanian mengambil keputusan, analisa, hingga keputusan untuk mengabil resiko. Faktor psikologis juga berperan dalam setiap orang dalam memilih, menerima, menolak, berinteraksi sosial, kecepatan dan ketepatan bertindak, hingga kemampuan menghadapi persoalan dan bencana.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mujab.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mujab.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mujab.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mujab.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mujab.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mujab.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mujab.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mujab.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mujab.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mujab.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mujab.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mujab.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mujab.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mujab.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mujab.wordpress.com&amp;blog=5209185&amp;post=83&amp;subd=mujab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujab.wordpress.com/2011/02/17/semangat-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ed5d5b55236820a92fb20abd853ea34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mujab</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
