ber-Internet untuk produktif

Internet adalah salah satu jalan untuk mendapatkan sesuatu menjadi lebih murah dan mudah. Hiburan, informasi, koran, bahan bacaan, teman, lagu, film, siaran tv, cuplikan berita, belanja, jualan, foto, cerita humor, iklan, resep masak, katalog  produk, hiburan orang dewasa, lokasi hiburan, dan sebagainya bisa di dapat dengan gratis walaupun tidak semuanya. Cukup bayar koneksi internetnya. Apalagi kalau punya koneksi internet cepat, video, movie, dan lagu bisa didownload dengan cepat dan mudah.

Saking mudahnya orang mendapatkan referensi dan bahan rujukan, hingga saat ini orang bisa menjadi ahli dalam bidang yang dia inginkan serasa mungkin bila tersedia koneksi internet. Pengin ahli biologi tinggal searching di Google dan orang akan di hadapkan pada jutaan naskah biologi. Begitu juga ketika orang pengin menjadi pengamat ekonomi handal, bisa dengan mudah memulai dengan menelaah informasi yang tersedia. Materi pembelajaran dan perkuliahan harusnya di upload sehingga siapa saja bisa akses.

Dengan demikian orang yang tidak mampu bayar uang masuk kuliah tetap bisa belajar. Materi pembelajaran, harusnya cukup di upload sehingga siswa bisa menentukan sendiri kapan dia harus belajar apa dan hendak belajar seberapa dalam tentant sebuah materi. Tidak perlu menanti jadwal di buatkan dari sekolah dan materi yang di tentukan dari guru. Kecepatan dan materi belajar harusnya menjadi otoritas siapa saja untuk menentukan.

Content di internet adalah beragam dan dalam jumlah yang hampir tiada tara. Artinya content di internet bisa menjadi materi pembelajaran yang kaya, berkualitas dan berharga. Siswa harusnya ada waktu dan ruang untuk merenung, berefleksi, dan menganalisis sehingga content di internet bisa dipilih dan diperlakukan secara wajar, kritis dan memiliki perspektif yang progres. Pada akhirnya sikap dan kedewasaan seseorang akan terbangun dengan banyak referensi dan analisis yang cukup mendalam, bukan kedewasaan penuh keterpaksaan karena usia dan waktu yang terus bergulir.

Kritik atas content di internet juga perlu di dengarkan tanpa menjadi hambatan dan kendala untuk terus bereksplorasi di media internet. Ada kemungkinan orang mengakses content kurang bermutu karena mereka memang tidak memiliki target ketika hendak mengakses internet selain dari aspek hiburan semata, bukan dalam rangka membangun keberdayaan dan mengembangkan kapasitas intelektual dan produktifitasnya. Ketika seseorang memiliki target dan tujuan jelas dalam mengakses internet mereka tanpa diminta akan segera mencari materi bermutu yang mereka butuhkan tanpa ada waktu untuk mengakses situs porno, karena hanya akan buang-buang waktu dan kesempatan saja. itu logikanya.

Artinya berinternet harus di dasarkan pada semangat untuk meningkatkan produktifitas dan kapasitas, bukan menjerumuskan diri pada kegiatan buang-buang waktu dan justru merugikan diri sendiri, apapun situs yang diaksesnya. Ukuran produktif dan meningkatkan kapasitas, tentu akan kembali kepada masing-masing user dari internet walaupun terkadang ada juga ukuran secara umumnya.dengan kata lain keharusan pemerintah dan pembuat kebijakan untuk bersegera memperluas, mempermurah  dan mempermudah akses terhadap internet sehingga semakin banyak  masyarakat yang melek internet.

Dengan adanya masyarakat makin melek internet diharapkan akan terbuka kesempatan untuk lebih produktif dan meningkat kapasitasnya karena akses terhadap referensi, kemudahan menginformasikan, semakin terbuka luas.

Ini tentu akan lebih produktif dan efektif daripada terus menerus merasa pusing karena berpikir bagaimana memblokir situs porno. Biarlah masyarakat menjadi bijaksana dengan menyepakati cara dan respon mereka terhadap kejahatan di internet, daripada terus menutup-nutupinya./

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: