Menuntaskan pekerjaan

Pekerjaan dianggap sukses minimal ketika hasil yang dicapai sesuai dengan target yang ditetapkan. Syukur-syukur kalo dapat hasil lebih. Itu bonusnya. Dan ada baiknya kalau proses tercapainya keberhasilan itu menjadi pelajaran pada perencanaan-perencanaan selanjutnya. Hal ini mungkin bisa menghemat tenaga pikiran, waktu dan beberapa aspek penyelesaian pekerjaan lainnya.

Pelajaran penting yang perlu diambil terutama pada persoalan strategi yang diterapkan dan taktik yang dijalankan. Strategi yang tepat akan menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien, sesuai sasaran dan tentu akan menyenangkan. Strategi yang salah akan membuat boros, menyedihkan dan yang paling utama adalah tidak tercapainya target sesuai yang direncanakan.

Maka perumusan rencana kerja yang tepat menjadi penting untuk menuntaskan pekerjaan anda. Diperlukan kesungguhan dan kejujuran untuk menyusun rencana kerja demi tercapainya target dan tujuan dari perkerjaan itu sendiri. Ada banyak model dan cara merumuskan rencana kerja di luar sana dan kita bisa memilih salah satu, menggabungkan diantara beberapa cara yang di rasa cocok. Atau sekedar menjadikannya sebagai referensi bagi anda untuk merumuskan sendiri rencana kerja dari pekerjaan penting anda.

Proses dalam menjalankan dan menyelesaikan pekerjaan juga patut diperhatikan, dan disinilah sebenarnya strategi dan taktik di uji efektifitas dan ketepatannya. Bagaimana strategi yang di gunakan dan taktik yang dijalankan bisa mengatasi beberapa permasalahan dan kendala dalam pekerjaan. Pembagian dan distribusi sumberdaya yang tepat, alokasi waktu dan beaya yang cukup, monitoring dan control yang tegas menjadi kunci keberhasilan penuntasan sebuah pekerjaan.

Pencatatan tahapan demi tahapan juga diperlukan sehingga staging demi staging bisa diketahui dengan baik. Ada minimal dua manfaat yang bisa diambil; pertama, pencatatan adalah deteksi dini atas beberapa persoalan yang muncul, semakin awal masalah diketahui semakin mudah menyelesaikannya dan tidak menjadikan masalah menjadi besar karena terlambat penangannya. Kedua, bisa memudahkan kontrol, evaluasi atas pelaksanaan pekerjaan dan sekaligus menjadi referensi untuk perencanaan program selanjutnya. Referensi yang cukup bermanfaat untuk membuat rencana kerja yang lebih efektif.

Monitoring, evaluasi dan kontrol yang efektif penting dalam sebuauh pekerjaan, apapun jenis pekerjaannya. Setiap jenis pekerjaan membutuhkan monitoring, evaluasi dan kontrol yang berbeda-beda. Konsepnya mungkin sama, tetapi pembaca tentu tahu ada beragam jenis monitoring, evaluasi dan kontrol di luar sana. Prinsipnya sama dengan penyusunan rencana kerja, sehingga bisa menentukan monitoring, evaluasi dan kontrol yang paling sesuai dengan pekerjaan anda.

Selamat mencoba.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: