akar masalahnya adalah…

Suatu malam, ami, (5 tahun) badanya panas. Walaupun tidak menangis tapi semalaman dia tidak tidur. Dia terbaring lemah, balik ke kiri, ke kanan, berupaya mengurangi rasa tidak nyaman yang dialaminya. Suhu tubuhnya tinggi sekali, bahkan terasa begitu panas ketika disentuh. Ibunya berpikiran dia demam.

Kemudian kejadian ini dibiarkan selama sehari, berharap daya tahan tubuh anak itu bekerja menyembuhkan diri. Tapi panasnya tidak berhenti memasuki malam kedua. Kembali anak ini tidak tidur, hanya gelisah kadang bangun kadang rebahan, sambil sekali-sekali minta minum air putih. Ibunya memutuskan besok harus dibawa ke puskesmas. Dan benar, keesokan harinya anak ini dibawa ke puskesmas.

Dari puskesmas kemudian diberi obat penurun panas dan beberapa obat lain standart puskesmas. Sepulang dari puskesmas, siangnya panas mereda, hingga malam menjelang. Panas tubuh si anak tidak begitu tinggi walaupun belum bisa dikatakan normal. Tapi si anak tetap tidak bisa tidur pulas. Sekali-sekali bangun. Kejadian ini tidak berlangsung lama karena dua hari kemudian demam tinggi lagi dan sama kejadiannya, kembali si anak tidak bisa tidur. Melek ditemani ayahnya yang akhirnya jadi ikut bergadang sepanjang malam.

Rupanya pengobatan dan obat dari puskesmas tidak menyelesaikan masalah sakit si anak hingga tuntas. Obat yang diminum ternyata hanya berkisar pada membuat anak bisa tidur, suhu badanya turun dan sedikit tenang. Tapi sumber penyakitnya belum disembuhkan. ketika penyakit tambah parah, obat-obat tadi tidak mampu menghadapinya.

Oleh ayahnya kemudian anak itu dibawa ke tukang pijat. Si anak menurut karena telah terbiasa dipijat. Sambil dipijat anak ditanya apakah pernah jatuh, dan ternyata jawabnya iya. Si anak jatuh ketika berlari-lari saat bermain dengan teman-temannya. Tukang pijat bilang bahwa akibat jatuh beberapa tulang di sebelah kiri punggungnya perlu di betulkan letaknya. “Inilah sumber panas tubuh si anak sehingga tidak bisa disembuhkan hanya dengan obat penurun panas,” katanya. Dan karena jatuhnya sudah agak lama maka pijat juga berlangsung lama dan si anak menangis kesakitan ketika tulang-tulangnya dibetulkan letaknya seperti sedia kala.

Setelah pijat dirumah si anak tertidur pulas, dan ketika malam tidak bangun lagi, tidak bergadang lagi. Pembetulan letak tulang ternyata menjadikan suhu anak kembali normal dan rasa sakit yang dirasakan kemudian hilang tanpa minum obat turun panas./ jab

Iklan

2 Tanggapan to “akar masalahnya adalah…”

  1. bahasanya q sukaa…. bagus mas…
    salam kritis progresif…..!!!! hahaa… DinamikA bgtzz….

    Suka

  2. terima kasih laila,…
    dinamika banget…? tentu dong,
    sebagai yang pernah merasakan hari-hari penuh warna di gedung A lantai dua, hehe..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: